FT-Sipil S-1
Perencanaan tebal perkerasan lentur jalan Muara Gembong Bekasi dengan metode bina marga 2002
Muara Gembong merupakan salah satu dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi. Kecamatan Muara Gembong ini terkenal dengan daerah pesisir pantai di Kabupaten Bekasi. Kondisi Jalan Muara Bungin Muara Gembong Bekasi saat ini jalannya masih tanah dan sempit sebelumnya terdapat paving block dijalan tersebut tetapi saat ini sudah rusak, dimana jalan tersebut merupakan jalan utama ke pantai Muara Bungin sehingga jalan tersebut perlu perbaikan agar pariwisata didaerah tersebut bisa dikenal oleh masyarakat jika akses jalan mudah dilalui, untuk mempermudah bagi para pengunjung yang ingin datang ke pantai Muara Bungin, hal tersebut memang sangat dibutuhkan warga sebagai penunjang sektor wisata ke pantai Muara Bungin.
Melakukan perancangan perkerasan jalan selama umur rencana dan masa pelayanan jalan dengan metode bina marga 2002 dengan mengetahui indeks tebal perkerasan jalan. Adapun data yang digunakan berupa data LHR (Lalu Lintas Harian Rata-rata) dan data CBR (California Bearing Ratio) tanah dasar
Hasil perhitungan tebal lapis perkerasan lentur pada ruas jalan Muara Gembong-Bekasi pada umur rencana 20 tahun diperoleh Lapis Permukaan setebal 11 cm, Lapis Pondasi Atas menggunakan agregat kelas A setebal 16 cm, dan Lapis Pondasi Bawah menggunakan agregat kelas B setebal 27,18 cm, Total Tebal Perkerasan 54,18 cm.
Kata Kunci: Lalu Lintas Harian Rata-rata, Metode Bina Marga 2002, Tebal Lapis Perkerasan Lentur
Tidak tersedia versi lain