FKSB-Komunikasi
Strategi Komunikasi Kelompok Komunitas BangunKota Bekasi Dalam Menentukan Mitra Kerjasama
penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan lingkungan kota Bekasi yang kurang terurus, kurangnya aktivasi ruang publik untuk masyarakat Bekasi, sehingga muncul kesadaran pemuda Bekasi dalam menyuarakan permasalahan tersebut dengan membuat gerakan dalam menciptakan kelompok komunitas dengan menggaungkan kolaborasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komunikasi kelompok yang terjadi pada komunitas BangunKota dalamn kolaborasi pada mitra kerjasama. Teori yang digunakan adalah teori groupthink melalui konsep kolaborasi pentahelix dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian ini adalah komunitas BangunKota melakukan proses pengambilan keputusan melalui tiga fase pengambilan keputusan dalam menentukan mitra kerjasama untuk berkolaborasi yaitu dengan diskusi bersama anggota komunitas, representasi dari anggota komunitas, dan pengambilan keputusan dari ketua komunitas. Tiga fase tersebut juga melalui tiga gejala groupthink yaitu tekanan pada anggota yang tidak setuju, ketertutupan pikiran anggota komunitas, dan tekanan untuk mencapaikeseragaman antar anggota. Pada tekanan-tekanan tersebut anggota tetap bertahan karena memiliki kohesivitas yang tinggi terhadap kelompok komunitas BangunKota.
Tidak tersedia versi lain