FKSB-Komunikasi
Persepsi Masyarakat Terhadap Prestasi Klub Sepakbola Persipasi Kota Bekasi
PSSI meinyeibutkan bahwa dalam pei rkeimbangannya, PSSI memi peri luas kompetii si
seipak bola nasional pada tahun 1994. PSSI meni ggabungkan Unitedi dan Galatamo
meinjadi Liga Indoneisia. Klub bola Pei rsipasi Kota Bekasi memi akai akseni hijau
sebi agai warna serai gam utama atau homei meri ekai . Bebei rai pa masalah muncul dalam
tim Peri spasi Kota Beki asi. Kesuli itan keuai ngan mengai kibatkan operai tor Liga
Indonesi ia PSSI dan PT Liga Indonei sia tidak meingakui status keipesi eri taannya. Tujuan
dari penelitian ini untuk megetahui persepsi masyarakat Kota Bekasi terhadap prestasi
dari klub sepakbola Persipasi Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode
pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan populasi masyarakat kota Bekasi sebanyak
2.496.198 jiwa dengan jumlah sampel 100 . Hasil dari penelitian ini memperlihatkan
bahwa masyarakat kota Bekasi banyak yang belum memahami terkait klub sepakbola
Persipasi dengan persentase tidak setuju pada variabel Pengetahuan sebanyak 44%
kemudian pada variabel Pemahaman sebanyak 54%. Persentase tidak setuju pada
variabel Kualitas Pemain sebanyak 57%, kemudian pada variabel Kekompakan Tim
sebanyak 51%. Hal tersebut terjadi karena kurangnya pemahaman klub sepakbola
yang bermain di liga 3 seperti kurangnya dipublikasikan dalam berita atau disiarkan di
televisi.
Tidak tersedia versi lain