FT-Sipil S-1
Pemodelan Bangkitan Pergerakan Penduduk Desa Segara Makmur Kecamatan Tarumajaya Bekasi
Bangkitan perjalanan adalah sejumlah perjalanan yang timbul dari suatu zona atau wilayah dalam suatu periode waktu tertentu. Jumlah perjalanan ini sangat bergantung pada tingkat kegiatan yang terjadi di kota atau wilayah tersebut. Aktivitas penduduk di Kecamatan Tarumajaya sangat bervariasi, tergantung pada latar belakang sosial, ekonomi, dan budaya. Banyak warga memiliki usaha mikro seperti toko kelontong, warung makan, bengkel, atau jasa lainnya. Selain itu, sejumlah penduduk beraktivitas di sekolah sebagai guru dan pelajar, menggunakan berbagai alat transportasi seperti sepeda motor, mobil, atau transportasi umum.
Metode yang digunakan pada penelitian ini untuk menganalisis pemodelan bangkitan pergerakan penduduk Kp Kebon Kelapa Desa Segara Makmur yaitu menggunakan Metode Regresi Linier Berganda.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik bangkitan pergerakan penduduk Kp Kebon Kelapa Desa Segara Makmur dengan variabel dependen usia (Y1) dipengaruhi oleh jumlah anggota keluarga (X2), pendapatan perbulan (X5), dan transportasi yang digunakan sehari-hari (X9), menghasilkan model terbaik untuk meramalkan bangkitan pergerakan adalah Y1 = 3.755 + 0.277 X2 + 0.153 X5 + 0.84 X9 dengan nilai R2 (R Square) sebesar 0,567. dan terhadap variabel dependen jenis kelamin (Y2) dipengaruhi oleh hubungan dalam keluarga (X1), dan transportasi yang digunakan (X9) menghasilkan model terbaik untuk meramalkan bangkitan pergerakan adalah Y2 = 1.431 + 0.193 X1 + 0,074 X9 dengan nilai R2 (R Square) sebesar 0,281. Pemodelan bangkitan pergerakan Kp Kebon Kelapa Desa Segara Makmur Bekasi tertinggi adalah pergerakan dengan tujuan 14% ke Jakarta Utara, 30% berusia 15 – 25 tahun, 70% lulusan SMA, 41% berpenghasilan Rp. 2.500.000 – Rp. 5.000.000, 32% berprofesi sebagai karyawan swasta, 44% berjumlah 4 anggota keluarga.
Kata Kunci: Bangkitan Pergerakan, Desa Segara Makmur, Regresi Linier
Tidak tersedia versi lain