FP-Agribisnis
Analisis Risiko Usaha Tani Jagung Manis pada Kebun Jagung Yoyo di Kota Harapan Indah Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi
Jagung manis merupakan tanaman hortikultura yang banyak dikonsumsi masyarakat
Indonesia. Kebun Jagung Yoyo adalah objek wisata alam yang membudidayakan jagung
manis. Hasil panen jagung manis di Kebun Jagung Yoyo belum dapat memenuhi kebutuhan
pengunjungnya karena proses produksi yang dilakukan mengalami kendala dan dihadapi
oleh risiko produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko produksi dan strategi
penanganan risiko produksi guna meminimalisir kerugian. Analisis yang digunakan pada
penelitian ini adalah analisis deskriptif untuk identifikasi risiko produksi, analisis FMEA
untuk mencari nilai prioritas risiko (RPN), dan pemeringkatan risiko untuk dilakukan
penanganan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam prioritas risiko produksi
yang harus dilakukan penanganan dengan efektif yaitu risiko cuaca yang tidak menentu,
serangan hama, kualitas benih jagung, pengaplikasian ketepatan dosis pupuk, harga pupuk
yang mahal dan kelangkaan pupuk bersubsidi, dan pemetikan jagung manis oleh
pengunjung. Penanganan yang dapat dilakukan diantaranya adalah melakukan penanaman
dengan memperhatikan letak dan kedalaman lubang tanam berdasarkan jenis musimnya,
penyemprotan pestisida anorganik dan pembalikan tanah, merendam benih guna
menyeleksi benih yang sudah tidak bagus dan melakukan penyemaian, pemberian campuran
pupuk urea dan NPK sebanyak 5 gram per tanaman, menambahkan pupuk organik, dan
memberikan imbauan secara langsung kepada pengunjung untuk tidak melakukan
pemetikan jagung manis tanpa diawasi karyawan kebun.
Tidak tersedia versi lain