FT-Sipil S-1
Evaluasi Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Jalan HM Joyo Martono Dengan Metode Bina Marga
Jalan merupakan prasarana angkutan darat yang sangat penting dalam memperlancar kegiatan perekonomian, Prasarana jalan yang terbebani oleh volume lalu lintas yang tinggi dan berulang-ulang akan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas jalan. sebagai indikatornya dapat diketahui dari kondisi permukaan jalan, baik kondisi struktual maupun fungsional yang mengalami kerusakan. Hal tersebut menyebabkan menurunnya tingkat pelayanan jalan yang akan berpengaruh terhadap tingkat keaman dan kenyamanan bagi pengguna jalan, seperti halnya yang terjadi pada ruas jalan HM. Joyo Martono, Margahayu, Kabupaten Bekasi yang merupakan akses masuk dan kelua gerbang tol Bekasi Timur dengan tingkat arus lalu lintas yang tinggi.
Berdasarkan latar belakang di atas, peneliti akan melakukan evaluasi terhadap kerusakan jalan akibat volume lalu lintas yang terjadi di ruas jalan HM Joyo Martono. Data yang digunakan dalam penelitian tersebut berupa data kinerja jalan yaitu volume kendaraan, kapasitas jalan, hambatan samping, jenis/tipe kerusakan, dan panjang segmen jalan. Analisis perhitungan menggunakan Metode Bina Marga tahun 1990. Berdasarkan dari hasil Analisa kerusakan jalan pada ruas Jalan HM Joyo Martono jumlah kerusakan 30 diantara terdapat kerusakan alur, lubang, retak buaya, retak memanjang, dan pelepasan butir. Nilai untuk urutan prioritas untuk ruas Jalan HM Joyo Martono dari stasioning 0+000 – 1+500 yaitu 5, 4 dan 5. Hingga didapat rata rata nilai urutan prioritas sebesar 4,6 yaitu penanganan dengan program pemeliharaan berkala. Penanganan terhadap kerusakan menggunakan Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan 2010 Kementrian Pekerjaan Umum, diantaranya Penambalan (P5), Perataan (P6), Penutupan Retak (P3).
Kata Kunci: Kerusakan jalan, Metode Bina Marga 1990, Kualitas Jalan.
Tidak tersedia versi lain