FT-Mesin S-1
Analisis Pengaruh Sudut dan Tinggi Beading Punch Terhadap Hasil U-Die Bending
Perkembangan industri otomotif semakin berkembang pesat, banyak komponen-komponen frame pada industri otomotif menggunakan proses bending sebagai dasar produksinya. Salah satunya adalah proses U-bending yang merupakan pembentukan sheet metal sederhana yang mampu mengerjakan dua atau lebih proses secara bersamaan dalam satu kali penekan. Namun terdapat spring-back maupun spring-go yang menjadi permasalah utama pada proses U-bending. Dalam penelitian ini melakukan pengujian untuk mengetahui pengaruh sudut dan tinggi beading punch terhadap fenomena spring-back dan spring-go pada proses U-bending. Pengujian ini mengunakan material SAPH440 dengan tebal 2.0 mm, sudut punch 900, 890, 880, dan tinggi beading punch 0 mm, 0.2 mm, 0.4 mm. Dalam pengujian didapatkan hasil yang paling optimal dalam mengontrol terjadinya spring-back dan spring-go adalah punch dengan sudut 890 dan tinggi beading 0.2 mm. Hal ini didasari dengan adanya sudut yang lebih besar pada punch memungkinkan material mengisi celah tersebut jika diberikan tekanan oleh beading.
Tidak tersedia versi lain