FISIP-Psikologi S-1
kelekatan dan critical thinking dengan intensitas mengakses pornografi pada dewasa yang sudah menikah
KELEKATAN DAN CRITICAL THINKING DENGAN INTENSITAS MENGAKSES
PORNOGRAFI PADA DEWASA YANG SUDAH MENIKAH
Nifa Ulida Hasni (nifahasni@gmail.com)
Ratna Duhita Pramintari (mithapoerwijanto@gmail.com)
Universitas Islam “45” Bekasi
ABSTRACT
Married adults have greater responsibilities than unmarried adults. They should be responsible
for themselves, their partners, and their children, if any. This research is a quantitative
research using a population of 240 respondents as a sample, the sample technique used is quota
sampling, which is a technique to determine samples from populations that have certain
characteristics to the desired number of Sugiyono (2016). And the Critical Thinking
Questionnaire scale instrument created by Alexander, et al (2022) with a validity value of 0.94
and a reliability Alpha Cronbach value of 0.871. In the instrument, the adhesion uses a self-
arranged scale by racing on Collin's theory (1996) with a validity value with a value range
from 0,81 – 1,00 and an Alpha Cronbach reliability value of 0,821. Furthermore, the intensity
of accessing pornography is arranged by itself in a race on Ajzen's theory (1991) with a validity
value with a value range from 0.94 and an Alpha Cronbach reliability value of 0,837.The
results of the research on the spearman rank test have a relationship between attachment and
intensity of accessing pornography with a value of r = -259, p = 0,000 (p< 0.05), then critical
thinking with intensity of accessing pornography with a value of r = - 386, p = 0,000 (p< 0.05).
This shows that the higher the attachment, the lower the intensity of accessing pornography
and the higher the critical thinking, the lower the intensity of accessing pornography.
Keywords: Attachment, Critical Thinking, Intensity of accessing pornography.
ABSTRAK
Orang dewasa yang sudah menikah memiliki tanggung jawab yang lebih besar dibandingkan
dengan orang dewasa yang belum menikah. Mereka harus bertanggung jawab atas diri mereka
sendiri, pasangan mereka, dan anak-anak mereka. Penelitian ini merupakan penelitian
kuantitatif dengan menggunakan populasi sebanyak 240 responden sebagai sampel, teknik
sampel yang digunakan adalah quota sampling yaitu teknik untuk menentukan sampel dari
populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah yang diinginkan Sugiyono (2016).
Dan instrumen Critical Thinking Questionnaire skala yang dibuat oleh Alexander, dkk (2022)
dengan nilai validitas sebesar 0,94 dan nilai Alpha Cronbach reliabilitas sebesar 0,871. Pada
instrument Kelekatan menggunakan skala yang disusun sendiri dengan berpacu pada teori
Collin (1996) dengan nilai validitas dengan rentang nilai dari 0,81 – 1,00 dan nilai Alpha
Cronbach reliabilitas sebesar 0,821. Selanjutnya Intensitas mengakses Pornografi disusun
sendiri berpacu pada teori Ajzen (1991) dengan nilai validitas dengan rentang nilai dari 0,94
dan nilai Alpha Cronbach reliabilitas sebesar 0,837. Hasil penelitian pada uji rank spearman
terdapat hubungan antara kelekatan dengan intensitas mengakses pornografi dengan nilai r= -
259, p = 0,000 (p< 0,05),kemudian critical thinking dengan intensitas mengakses pornografi
dengan nilai r = - 386, p = 0,000 (p< 0,05). Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi
kelekatan maka semakin rendah intensitas mengakses pornografi dan semakin tinggi critical
thinking maka semakin rendah juga intensitas mengakses pornografi.
Kata Kunci: Kelekatan, Critical Thinking, Intensitas mengaskes pornografi
Tidak tersedia versi lain