FISIP-Psikologi S-1
Konflik Kerja Keluarga dan Keterikatan Kerja terhadap Kinerja Karyawan
Kinerja karyawan merupakan hasil kerja seorang karyawan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ditempat kerja, karyawan yang ideal merupakan karyawan yang memiliki tanggung jawab yang baik terhadap pekerjaan dan perusahaan, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran mengenai hubungan antara konflik kerja keluarga dan keterikatan kerja terhadap kinerja karyawan di sentra sarung goyor mekarjani.
Penelitian ini menggunakan semua populasi karyawan mekarjani sebanyak 56 karyawan, instrumen yang digununakan kinerja Griffin (2007) reliabilitas 0,961, konflik kerja keluarga menggunakan skala modifikasi oleh stephens dan sommer (1996) reliabilitas 0,942. pada keterikatan kerja yang digunakan adalah Ultrecht Work Engagement (UWES) oleh Schaufeli & Bukker (2003) reliabilitas 0,887.
Hasil uji rank spearman antara konflik kerja keluarga terhadap kinerja tidak memiliki hubungan nilai (r=-0,027, p= 0,248), kemudianb antara variabel keterikatan kerja terhadap kinerja terdapat hubungan positif signifikan nilai (r=0,157, p= 0,000). Hal ini berarti tinggi rendah konflik kerja keluarga sama sekali tidak berpengaruh terhadap kinerja dan semakin tinggi keterikatan kerja maka tingkat kinerja akan meningkat
Tidak tersedia versi lain