Perpustakaan UM Indonesia

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Absen Area
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

FT-Mesin S-1

Pengaruh Variasi Temperatur Pada Proses Bending Terhadap Kualitas Hasil Bending Pipa Menggunakan Material Kuningan

Prasetia, Bergas - Nama Orang;

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi temperatur pada
proses bending dengan menggunakan material Pipa Kuningan terhadap kualitas hasil
bending. Material yang digunakan pada penelitian ini menggunakan material Pipa
Kuningan dengan ukuran 25,40 mm dan ketebalan 2 mm. Alhasil, logam kuningan
mempunyai sifat antiseptik yang dapat melewati efek oligodinamis. Berdasarkan
komposisinya, paduan kuningan dibagi menjadi beberapa jenis seperti Muntz brass
yang mengandung 35-45% seng (Zn) mampu bekerja baik pada suhu panas, kuningan
tinggi mengandung 65% tembaga dan 35% seng banyak digunakan untuk sekrup dan
paku keeling. Naval brass merupakan kuningan dengan kadar timah (Sn) 1,0-1,5%
yang mempunyai ketahanan tinggi terhadap korosi air garam). Leaded yellow brass
mempunyai komposisi 67% tembaga (Cu), 29% seng (Zn), 1% timah (Sn) dan 3%
timbal (Pb) yang memiliki aplikasi khusus untuk klem baterai dan fittings. Cartridge
brass dengan komposisi paduan 70% tembaga (Cu) dan 30% seng (Zn) memiliki tipikal
aplikasi untuk komponen amunisi. Variasi dalam penelitian ini menggunakan variasi
temperatur 500℃, 600℃, dan 700℃. Pada penelitian ini menggunakan proses bending
dengan pipa yang telah melalui proses hot working dengan variasi temperatur lalu
ditekut 90°. Untuk hasil pada pipa dengan temperatur 500℃ mengalami ketirusan
sebesar 3,6 mm. Pada hasil pipa dengan temperatur 600℃ mengalami ketirusan sebesar
0,65 mm. Hasil pipa dengan temperatur 700℃ mengalami ketirusan sebesar 2,25 mm.
Pada pipa tanpa hot working mengalami ketirusan 0,8 mm. Pada hasil dari temperatur
600℃ lebih unggul dibandingkan temperatur 500℃ dan temperatur 700℃.
Kata kunci : Variasi temperatur, Pipa Kuningan, Proses Bending, Hasil bending


Ketersediaan
#
Perpustakaan UNISMA 039 PRA p MS-S1
039MS2024
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
039 PRA p MS-S1
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2024
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Paridawati, S.T.,M.T
Subjek
Manufaktur
Info Detail Spesifik
41187001200052
Pernyataan Tanggungjawab
Ir. Aep Surahto, S.T., M.T.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UM Indonesia
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Pusat (UPT) Universitas Muhammadiyah Indonesia menyediakan akses koleksi buku, jurnal, dan karya ilmiah untuk mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat seluruh sivitas akademika.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?