Perpustakaan UM Indonesia

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Absen Area
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

FT-Mesin S-1

Studi Eksperimen Pengaruh Arah Woven Fiber Komposit Serat Daun Nanas Bermatriks Unsaturated Polyester Resin Terhadap Nilai Impak

Fattah, Abu Bakar - Nama Orang;

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong
peningkatan dalam permintaan terhadap material komposit khususnya di bidang
perindustrian. Material komposit merupakan kombinasi dari dua atau lebih material
pembentuk melalui pencampuran atau penggabungan, di mana setiap material
mempunyai sifat yang berbeda dan saling menunjang sehingga menjadi material
yang kuat. Namun, seiring berkembangnya waktu serat alam lebih sering digunakan
karena lebih ramah akan lingkungan dan dapat menekan biaya produksi
dibandingkan menggunakan serat sintetis. Maka dalam tugas akhir ini menggunakan
serat nanas karena memiliki jumlahnya yang berlimpah, ramah lingkungan, dapat di
daur ulang, serta harganya yang murah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui
pengaruh arah woven fiber komposit serat daun nanas bermatriks unsaturated
polyester resin terhadap kekuatan impak dan struktur mikro. Dalam pembuatan
komposit ini menggunakan matrik jenis Yukalac 157 BTQN-EX dengan metode
hand lay-up yang sebelumnya serat daun nanas atau reinforcement dilakukan
perendaman selama 60 menit menggunakan NaOH 5%. Pada penelitian ini
mempunyai 3 variabel arah serat woven fiber yaitu 45°/90°, 0°/45° dan 0°/90°.
Kekuatan impak tertinggi didapatkan pada arah serat woven fiber 0°/90° sebesar
5,897 (Kj/m²) dan energi serapnya sebesar 0,3036 Joule. Hasil pengujian mikro
dapat dilihat bahwa komposit memiliki kecacatan seperti fiber pull out, void, dan
retakan pada matrik yang memberikan pemahaman terhadap kualitas dan performa
pada komposit. Fiber pull out terjadi karena ikatan serat dan matrik kurang kuat, hal
tersebut mengakibatkan serat terlihat keluar pada saat sesudah pengujian impak.
Void ini terjadi adanya gelembung udara yang terperangkap dalam spesimen, void
terbentuk dalam spesimen karena menggukan metode hand lay up pada saat
menuangkan resin pada cetakan komposit. Retakan pada resin setelah pengujian
impak diakbibatkan resin yang memiliki sifat getas.


Ketersediaan
#
Perpustakaan UNISMA 041 FAT s MS-S1
041MS2024
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
041 FAT s MS-S1
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2024
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Fatimah Dian Ekawati
Subjek
MANUFAKTUR,Optimasi
Info Detail Spesifik
41187001200037
Pernyataan Tanggungjawab
Novi Laura Indrayani, S.Si., M. Eng.
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan UM Indonesia
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan Pusat (UPT) Universitas Muhammadiyah Indonesia menyediakan akses koleksi buku, jurnal, dan karya ilmiah untuk mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat seluruh sivitas akademika.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?