FISIP-Psikologi S-1
KUALITAS KEHIDUPAN KERJA DAN MODAL PSIKOLOGIS TERHADAP KETERIKATAN KERJA PADA KARYAWAN
Banyaknya persaingan dalam dunia indutri membuat industri mengalami kerugian. Untuk tetap
kompetitif, manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien sangat penting agar karyawan bisa terikat
dengan pekerjaanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh kualitas kehidupan kerja dan modal
psikologis terhadap keterikatan kerja pada karyawan di CV Berlian Jaya Mandiri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 50 orang karyawan menggunakan teknik
pengambilan populasi yaitu studi sensus. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dan instrumen
pengukuran psikologis yaitu skala Kualitas Kehidupan Kerja, Modal Psikologis (PCQ) dan Keterikatan Kerja
(UWES) dengan uji reliabilitas menggunakan cronbach alpha. Analisa data menggunakan analisis deskriptif, uji
normalitas, dan uji linearitas. Pada uji reliabilitas pada varibel keterikatan kerja sebesar 0,864, pada variabel kualitas kehidupan kerja sebesar 0,843, dan pada variabel modal psikologis sebesar 0,916. Analisis Rank Spearman Rho ( r = 0,427, p > 0,002) menunjukan adanya hubungan positif yang cukup kuat dan signifikan antara kualitas kehidupan kerja dengan keterikatan kerja, (r = 0,639, p > 0,000 ) menujukan adanya hubungan positif yang kuat dan signifikan antara modal psikologis dengan keterikatan kerja. Pada uji regresi linear berganda terdapat pengaruh positif yang signifikan antara kualitas kehidupan kerja dan modal psikologis terhadap keterikatan kerja dengan nilai t = 23,810, p=0,000 (
Tidak tersedia versi lain