FT- Elektro S-1
Prototipe Pendeteksi Kebocoran Tabung Gas Dalam Rumah Tangga Berbasis Internet Of Things
Gas elpiji (LPG) menjadi populer di rumah tangga Indonesia karena efisiensi dan kemudahan aksesnya. Namun, kebocoran LPG sering menyebabkan kebakaran dan kecelakaan. Penelitian tentang sistem deteksi kebocoran gas berbasis Internet of Things (IoT) sedang dikembangkan untuk memberikan peringatan dini dan mencegah kebakaran, sehingga meningkatkan keamanan rumah tangga. penelitian ini berfokus pada pengembangan alat untuk meningkatkan keselamatan rumah tangga. Perangkat keras yang digunakan meliputi sensor MQ-2, NodeMCU untuk pengolahan dan pengiriman data, serta LCD untuk menampilkan hasil deteksi. parameter yang di uji berupa tegangan pada LED, tegangan pada buzzer dan pengujian output Penelitian menunjukkan bahwa prototipe pendeteksi kebocoran
gas berbasis IoT berfungsi dengan baik. Sensor MQ-2 mendeteksi gas dalam rentang 52-161 ppm, dengan NodeMCU ESP8266 menunjukkan tegangan stabil 2,85 Volt. LED dan Buzzer aktif ketika intensitas gas mencapai 100 ppm, dan
notifikasi "Gas Alert !!!" dikirim melalui aplikasi Blynk. LED hijau menunjukkan kondisi aman, sedangkan LED merah dan Buzzer aktif saat gas terdeteksi pada tingkat berbahaya. Sistem ini efektif dalam mendeteksi kebocoran gas dan meningkatkan keamanan rumah tangga.
Tidak tersedia versi lain