FT-Mesin S-1
Pengaruh Variasi Cutting Speed Terhadap Kekasaran Permukaan Pada Proses Bubut Cnc St 41 Dengan Menggunakan Pahat Type DNMG
Proses pemesinan yang digunakan dalam proses produksi sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi peningkatan produksi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas hasil produksi. Proses pemesinan Computer Numerical Control (CNC) menjadi solusi pengerjaan ketika proses pengerjaan tidak dapat dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin konvensional.Hasil penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan variasi kecepatan putaran potong (Cutting speed) yaitu Variabel terkait dari penelitian ini adalah kekasaran permukaan Baja st 41 karbon rendah hasil proses dari mesin bubut CNC FEELER- FTC10. kekasarannya adalah hasil dari nilai Rata-rata perbandingan dari kecepatan potong 382, 1.401, 3.184 m/menit. Nilai rata-rata yang tertinggi kecepatan cutting speed 382 m/menit dengan nilai kekasarannya rata-rata adalah 5.573 μm dari kecepatan feeding 23 mm/menit.Sedangkan untuk mengetahui kekasarannya dari nilai terendah ada di kecepatan 3.184 m/menit nilai Rata-rata kekasaran yang terrendah dengan nilai kekasarannya 1.068 μm dari kecepatan feeding 159 mm/menit proses pembubutan akan menghasilkan material baja ST 41 menjadi lebih halus. Hasil dari penelitian pengaruh variasi cutting speed terhadap tingkat kekasaran permukaan baja pada hasil proses bubut. maka semakin besar kecepatan cutting speed maka semakin rendah nilai kekasarannya yang di dapat jika di iringi dengan Kecepatan pemakanan yang lebih rendah. Pada nilai kekasaran permukaannya dari kecepatan cutting speed maka dengan ini mengakibatkan terjadinya proses bubut yang lebih baik dan efesiensi dari segi pengerjaan maupun hasil, menghasilkan nilai kekasaran permukaan terbaik pada 3.184 m/menit dengan nilai kekasaran rata-rata permukaan sebesar 1.068 µm
Tidak tersedia versi lain