FAI-PAI / Tarbiyah S-1
Peran keteladanan guru dalam pembentukan karakter religius peserta didik berbasis program literasi keagamaan di SMAN 2 Tambun Utara
Krisis multidimensional yang terjadi di era modern saat ini menjadi problematika yang
serius di negeri ini, khususnya degradasi moral dan karakter dalam dunia pendidikan.
Problematika karakter religius pada peserta didik jika tidak segera diatasi dengan cepat,
maka akan membawa dampak negatif seperti meningkatnya perilaku bullying dan
amoral pada peserta didik. Salah satu upaya dalam menyelesaikan permasalahan
tersebut yaitu dibutuhkan sebuah keteladanan guru yang diwadahi dalam sebuah
program literasi keagamaan untuk pembentukan karakter religius peserta didik.
Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif fenomenologi. Metode
penelitian kualitatif diterapkan guna mendapatkan informasi terkait dengan kondisi
objek yang apa adanya sebagai instrumen kunci, dan melalui teknik penghimpunan
serta kajian terhadap data tersebut, hasil penelitian akan lebih menekankan makna
daripada generalisasi.
Hasil dari temuan penelitian ini menunjukkan keteladanan guru yang diterapkan di
SMAN 2 Tambun Utara tergolong baik. Terlihat dari aktifitas guru-guru yang
menunjukkan perilaku terpuji melalui teladan yang dicontohkannya setiap hari di
lingkungan Sekolah. Adapun beberapa sikap keteladanan guru yang diterapkan di
SMAN 2 Tambun Utara adalah ketaqwaan kepada Allah, berakhlak mulia, adil,
jujur,objektif dan disiplin. Proses pembinaan karakter religius peserta didik di SMAN
2 Tambun Utara dengan program literasi keagamaan yang didampingi oleh guru PAI
yaitu: Membaca Al-Qur’an dan doa sebelum dan sesudah kegiatan; Shalat berjamaah
dhuhur dan shalat Jum’at; Pengawasan terhadap Al-Qur’an; Menyelenggarakan
Istighasah dan Kuliah Tujuh Menit (KULTUM); Peduli Sosial.
Hasil kegiatan literasi keagamaan dalam implementasi pendidikan karakter religius
siswa di SMAN 2 Tambun Utara peserta didik memahami ajaran Islam secara
komprehensif baik dari segi fiqih, akhlak, tafsir Al-Qur’an, dan peduli sosial. Implikasi
dari program literasi keagamaan di sekolah umum yaitu terbinanya siswa yang
berkarakter dengan adanya kebiasaan baik dalam program literasi keagamaan.
Implikasi penelitian ini untuk pengembangan pendidikan Islam bahwasanya
berkarakternya seorang siswa tidak harus melalui penguasaan materi-materi pelajaran
agama Islam, namun paling penting adalah pembiasaan karakter secara kultural.
Tidak tersedia versi lain